Ikuti 4 Madzab, NU Sudah Biasa Berbeda Pendapat

on Minggu, 02 Maret 2014
Dalam persoalan fikih atau hukum Islam warga Nahdlatul Ulama (NU) tidak hanya mengikuti pendapat satu imam madzab, namun empat imam sekaligus, yakni Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali beserta para pengikutnya. Hal ini menyebabkan warga NU akan toleran dengan berbagai pemahaman keagamaan di kalangan umat Islam.

“Imam Syafi’i saja mempunyai qaul qadim dan qaul jadid (pendapat lama dan baru: Red). Jadi NU sudah biasa berbeda pendapat. NU tidak akan mengkafirkan kelompok lain yang berbeda,” kata Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang KH Chamzawi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-13 NU Kota Malang di UIN Malang, Sabtu (7/5) malam.

Kesiapan menerima perbedaan pendapat ini juga menyebabkan NU tak akan bersikap ekstrim (tatarruf) baik ekstrim kanan maupun ekstrim kiri. NU senantiasa memegang prinsip tawassuth atau berada di garis tengah. “NU tidak mengikuti bahkan menolak tatarruf,” tambahnya.

Namun, KH Hamzawi menegaskan, NU tidak mentolelir perbedaan pendapat yang menyangkut persoalan pokok agama, seperti persoalan ketuhanan dan kenabian.

“Kalau perbedaan pendapat yang terjadi bukan persoalan pokok atau hanya persoalan furu’ atau persoalan khilafiyah, maka NU mentolelir hal itu,” katanya dalam konferensi cabang yang dihadiri Rais Syuriyah PBNU KH Masduki Mahfudh, dan Ketua PBNU H Saifullah Yusuf serta diikuti perwakilan pengurus wakil cabang dan ranting NU se-Kota Malang.

Ditambahkan, NU juga sangat menghargai budaya lokal sepanjang tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan hadits. “Misalnya berbagai macam tradisi bancaan, atau selamatan yang berkembang di masyarakat itu tidak masalah menurut NU asal dengan niat sedekah,” katanya mencontohkan. (nam)

Sumber : http://nu.or.id/

PEMBENTUKAN DKM LINGKUNGAN

on Minggu, 23 Februari 2014
Sebelumnya kami panjatkan Puji Syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayahNya, sehingga Alhamdulillah kita dalam keadaan sehat wal'afiat. Semoga kesehatan yang di berikan oleh Allah senantiasa kita manfaatkan untuk terus beribadah di jalannNya.

Sholawat serta salam semoga tercurah keharibaan Junjungan kita Nabi Muhammad SAW, kepada para keluargaNya, sahabat dan kepada kita para umatNya. Insya Allah kita mendapatkan syafaatnya kelak.

Alhamdulillah pada tanggal 2 Februari 2014 jama'ah Masjid Bahrul Iman telah melakukan pembentukan pengurus DKM yang baru. Pengurus lama yang di ketua Ust. M. Rahmat dan kini di serahkan kepada ketua DKM yang baru yaitu Bapak Alex Giyanto.

Masjid bahrul Iman terletak di komplek SMPN 21, Perumahan Villa Indah Permai, Blok H RW 035, Kelurahan Teluk Pucung Kecamatan Bekasi Utara. Masjid ini merupakan salah satu masjid yang dalam pengelolaannya tidak hanya di kelola pihak sekolah tetapi juga melibatkan warga sekitar. Sehingga antara pihak sekolah dan masyarakat sekitra bekerja sama untuk memakmurkan masjid.

Kami selaku DKM yang baru sebagai pemegang tongakat amanah selalu mohon kekuatan dari Allah untuk melaksanakan tugas-tugas kami dan juga dukungan baik dari para jamaah dan tentu juga pihak sekolah. Ikutin terus postingan kami untuk mengikuti perkembangan Masjid Bahrul Iman.

Demikian kami mohon maaf atas segala khilaf jika terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati.

Wassalamu'alaikum Wr. WB.